• Senin, 26 September 2022

Ini Tips Kemenparekraf Agar Brand Lokal Anda Sukses di Pasar Domestik dan Global

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 23:57 WIB
Tangkapan layar situs Stimulus Bangga Buatan Indonesia (I More)
Tangkapan layar situs Stimulus Bangga Buatan Indonesia (I More)

Selain itu, Kemenparekraf memberikan dukungan riil berupa peningkatan program stimulus Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang bertujuan meningkatkan jumlah transaksi produk-produk lokal.

"Kita akan dorong semua produk brand lokal untuk tetap eksis di kancah internasional dengan bantuan BBI ini, agar transaksi mereka terus meningkat," kata Muhammad Neil El Himam.

Menurut dia, pandemi COVID-19 yang melanda negeri ini memberi dampak masif pada berbagai lapisan masyarakat. Dunia bisnis, perusahaan kreatif dan pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah atau UMKM Kreatif meskipun jadi salah satu yang paling terdampak, masih bisa menunjukan ketahanan di tengah pandemi dengan merambah ke pasar digital.

Baca Juga: Agenda Mediasi Luhut Panjaitan dengan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Dijadwalkan pada 1 November

Selain stimulus, terdapat beberapa upaya lain yang dilakukan Kemenparekraf dalam mendukung kinerja sektor ini. Dukungan tersebut antara lain dengan menghadirkan UMKM kreatif pengusung brand lokal di ajang-ajang expo di luar negeri.

"Sebelumnya juga Kemenparekraf membantu para ekonomi kreatif dengan mengadakan expo di luar negeri, kemudian membantu digital marketing dan diberikan juga marketing IT sekaligus," sambung Neil.

Sementara itu, Co-Founder and Creative Director Of Elhaus, Eduardus Adityo mengatakan strategi yang harus dilakukan di masa pandemi COVID-19 adalah pertama, dengan digital marketing. Sementara untuk konteks global dibutuhkan peningkatan kualitas dan aspek kompetitif dari sisi harga.

Baca Juga: Kominfo Terima 5.327 Laporan Rekening Pinjol Ilegal

Strategi selanjutnya adalah meningkatkan akses melalui kolaborasi dengan brand-brand produk negara lain. Dengan demikian, brand lokal akan mampu menyesuaikan dengan standar produk di pasar global.

Terakhir, Adityo menekankan aspek nilai tambah (added value). Hal ini dicapai melalui pengembangan inovasi baru dan terobosan kreatif. Langkah ini dibutuhkan agar produk yang dikeluarkan tetap sesuai dan memenuhi keinginan masyarakat.

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Super Air Jet Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Belitung

Sabtu, 10 September 2022 | 23:24 WIB
X