• Senin, 26 September 2022

Pasal 85 UU Transfer Dana Jadi Momok Nasabah!, Pengamat: Dibutuhkan Profesionalisme Perbankan

- Selasa, 2 November 2021 | 17:16 WIB
m.youtube-akan ada penurunan biaya transfer anarbank dimulai desember (m.youtube-akan ada penurunan biaya transfer anarbank dimulai desember)
m.youtube-akan ada penurunan biaya transfer anarbank dimulai desember (m.youtube-akan ada penurunan biaya transfer anarbank dimulai desember)

MEDIUSNEWS - Kasus salah transfer dana kerap terjadi pada saat dana ditransfer oleh pihak perbankan dan diterima oleh penerima dana atau nasabah yang tidak berhak.

Karenya disarankan nasabah melakukan cross cek atau meminta klarifikasi kepada pihak bank, agar terhindar dari sanksi pidana, seperti diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana Pasal 85.

Pengamat Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar mengatakan apabila terjadi salah transfer dana ke nasabah atau penerima dana yang dilakukan pihak bank, maka pihak bank dituntut profesionalismnya agar tidak dipertanyakan.

"Profesionalisme itu harus dirawat, kesalahan bank tidak bisa dilimpahkan ke orang lain, harusnya bank itu bertanggung jawab, kan dia (perbankan) salah," kata Abdul Fickar kepada wartawan, Jakarta, Senin 1 November 2021.

Baca Juga: Pasal 85 Senjata Sakti Perbankan Ketika Salah Transfer Dana, Apa Kata Pengamat Hukum Pidana!

Dijelaskan akademis Fakultas Hukum dari Universitas Trisakti itu bahwa Bank harus bertanggung jawab karena salah transaksi, dan penerima transfer dana bisa disalahkan.

Kesalahan yang sangat fatal dilakukan pihak bank, tidak dapat terima secara logika, SOP dan menurut peraturan perundang-undangan.

"Kan begini si Bank itu kan seperti buah simalakama, kalau dia pindahkan lagi (dana itu) oleh pegawai bank, harus ada perintah pindah (pimpinan bank) kalau tidak ada tidak bisa. Orang penerima dana malah bertahan karena dapat rejeki nomplok. Karena itu yang bisa salahkan harusnya bank," tutur dia.

Terlebih lagi adalah bank besar semestinya dapat diketahui pada waktu melakukan pengecekan neraca aktiva dan pasiva baik dilakukan harian dan bulanan, mengatur pelaksanaan transaksi melalui proses maker, checker, approver, dan konfirmasi.

Halaman:

Editor: Bivi Edward P

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Super Air Jet Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Belitung

Sabtu, 10 September 2022 | 23:24 WIB
X