• Senin, 15 Agustus 2022

Buntu Mediasi Sama Oknum Pengusaha Diduga Jual Batubara Ilegal, Haris Azhar Bakal Proses Hukum

- Jumat, 22 Juli 2022 | 14:13 WIB
Ilustrasi tambang batubara
Ilustrasi tambang batubara

MEDIUSNEWS - Sejumlah pengusaha batubara sedang berpesta lantaran harga emas hitam mencatatkan rekor harga tertinggi sejak pencatatan harga batubara acuan atau HBA pertama kali.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan HBA pada bulan Juni 2022 sebesar US$ 323,91 per ton. Angka tersebut naik 17 persen atau bertambah US$ 48,27 per ton dibanding harga bulan sebelumnya.

Namun pengawasan yang ketat dari aparat, pertambangan ilegal diyakini semakin menjamur, bahkan muncul sengketa bisnis batubara marak terjadi dan korbannya selalu investor.

Baca Juga: Dianggap Abaikan Prudential Banking Pendanaan Tambang, BNI Berpotensi Melanggar Hukum!

Hal tersebut diamini oleh Haris Azhar, yang merupakan pengacara dan pegiat HAM. Dia mengatakan banyak pihak datang padanya untuk permasalahan yang hampir sama, yang saat ini tengah ditanganinya perkara dugaan penggelapan batubara oleh perusahaan berinisial PT BL.

“Mereka menjual batubara yang sesuai perjanjian seharusnya menjadi milik perusahaan klien saya," ucap Haris kepada wartawan, Jakarta, Jumat 22 Juli 2022.

Dijelaskan Haris Azhar modus seperti ini menjadi sangat lazim mengingat harga sedang melonjak tajam.

“Pada akhirnya yang dirugikan adalah investor. Lain kali enggak akan ada lagi yang mau berinvestasi di bisnis batubara," tutur dia.

Baca Juga: Gubernur Kalteng Tolak Izin Tambang Baru dari Kementrian ESDM Bila Tak Beri Manfaat

Halaman:

Editor: Muhammad Ari Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Delapan Motivasi yang Bikin Usaha Sukses

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:59 WIB

XL Axiata Targetkan Bangun 2.500 BTS 4G Baru

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:19 WIB

RUPSLB XL Axiata Sepakat Menambah Modal Lewat PUT III

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:38 WIB

Kenapa Negara-negara Mini ini Bisa Menjadi Kaya Raya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:56 WIB
X