Hadapi Tantangan Baru, Taiwan Tawarkan Manufaktur Cerdas untuk Pemulihan Berkelanjutan di Indonesia

- Senin, 5 Desember 2022 | 18:39 WIB
Hadapi Tantangan Baru, Taiwan Tawarkan Manufaktur Cerdas untuk Pemulihan Berkelanjutan di Indonesia (Foto: mediusnews.com/Ist)
Hadapi Tantangan Baru, Taiwan Tawarkan Manufaktur Cerdas untuk Pemulihan Berkelanjutan di Indonesia (Foto: mediusnews.com/Ist)

MEDIUSNEWS - Taiwan menawarkan manufaktur cerdas untuk pemulihan berkelanjutan di Indonesia pasca pandemi COVID 19, di mana industri manufaktur global tengah menghadapi tantangan dan peluang baru.

Dalam event Taiwan Smart Manufacturing at Manufacturing Indonesia 2022, Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office in Indonesia (TETO), Jack Hsiao, mengatakan bahwa sebagai pengekspor peralatan mesin lima teratas dunia, Taiwan memiliki latar belakang yang kuat dalam peralatan IT dan telekomunikasi, serta rantai pasokan peralatan mesin yang lengkap.

Perusahaan-perusahaan Taiwan pun memiliki keahlian dalam memberikan solusi manufaktur cerdas, yang bisa disesuaikan dengan permintaan klien dalam waktu singkat.

Baca Juga: Dorong Industri Manufaktur Jadi Penangkal Resesi

Pada tahun 2021, nilai ekspor produk mesin Taiwan adalah 27,53 miliar dolar AS, peningkatan tahunan sebesar 31,7 persen. Dari Januari hingga Oktober 2022, nilai ekspor naik menjadi 2,50 miliar dolar AS, meningkat 11,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021.

Taiwan adalah rumah bagi sejumlah produk teknologi tinggi, termasuk model mesin industri yang canggih dan beberapa peralatan mesin. Selama bertahun-tahun, Taiwan tetap menjadi pemasok terbesar ketiga peralatan mesin pintar untuk pasar Indonesia,” kata Jack Hsiao.

Ia menambahkan, bahwa pada tahun 2021 Taiwan telah mengekspor produk mesin pintar senilai 379,965 juta dolar AS ke Indonesia meningkat sebesar 6,82 persen dibandingkan tahun 2020. Dari total mesin bubut yang diluncurkan pada tahun 2021, Indonesia menyerap sekitar 46,011 juta dolar AS untuk peralatan tersebut. Taiwan menyumbang 11,1 persen dari total, senilai 5,106 juta dolar AS.

Baca Juga: Industri Manufaktur Topang Pertumbuhan Positif Ekonomi Nasional Triwulan III 2022

“Mengenai pusat permesinan, Indonesia mengimpor total 43,257 juta dolar AS selama periode yang sama, dengan Taiwan memasok 10,02 persen dari seluruh permintaan Indonesia, atau sekitar 2,906 juta dolar AS, sehingga menjadi pemasok terbesar ketiga di Indonesia,” tutur Jack Hsiao.

Halaman:

Editor: Iman Firmansyah MDS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X