• Selasa, 17 Mei 2022

Sekda Bekasi Dimintai Keterangan oleh KPK sebagai Saksi Kasus Suap Walikota Rahmat Effendi

- Senin, 17 Januari 2022 | 15:32 WIB
Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengenakan rompi oranye sebagai tahanan KPK setelah ditetapkan tersangka kasus suap.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengenakan rompi oranye sebagai tahanan KPK setelah ditetapkan tersangka kasus suap.

MEDIUSNEWS - KPK melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi berkas kasus dugaan korupsi dan gratifikasi dengan tersangka Rahmat Effendi (RE), Walikota (nonaktif) Bekasi.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin, 17 Januari 2022, menjelaskan, terdapat 10 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada hari ini.

Salah satu di antaranya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Reny Hendrawati.

"Dipanggil dan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka RE," kata Ali Fikri.

Baca Juga: Kapolda Jateng : Lima Belas Hari Kedepan, Target 3 Juta vaksin anak

Selain Sekda Bekasi, terdapat tujuh ASN lain di lingkup Pemkot Bekasi yang dipanggil KPK sebagai saksi. Di antara mereka ada nama Kepala BPBD Nurcholis, Camat Rawalumbu Makfud Syaifudin hingga ajudan Walikota, Andri Kristanto.

Camat Rawalumbu Makfud Syaifudin juga sudah ikut ditetapkan tersangka oleh KPK bersama Rahmad Effendi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus suap di Pemkot Bekasi. Selain Walikota Rahmat Effendi dan Makfud Syaifudin, terdapat nama Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M Buyamin, Lurah Kati Sari Mulyadi, Camat Jatisampurna Wahyudin, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kota Bekasi Jumhana Lutfi. 

Baca Juga: Gempa Bumi 6,7 di Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Autokritik Puan untuk Kinerja Legislasi DPR

Sabtu, 30 April 2022 | 10:50 WIB
X