• Selasa, 17 Mei 2022

PGI Apresiasi Pengesahan RUU TPKS, 8 Fraksi Setuju, Cuma PKS Tolak

- Selasa, 18 Januari 2022 | 19:30 WIB
DPR RI menyetujui RUU TPKS sebagai RUU inisiatif DPR. Persetujuan ini diambil usai sembilan Fraksi DPR RI menyampaikan pandangan masing-masing dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa 18 Januari 2022.  (Foto: Runi/Man)
DPR RI menyetujui RUU TPKS sebagai RUU inisiatif DPR. Persetujuan ini diambil usai sembilan Fraksi DPR RI menyampaikan pandangan masing-masing dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa 18 Januari 2022. (Foto: Runi/Man)


MEDIUSNEWS - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengapresiasi pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi RUU Inisiatif yang disepakati oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR RI ke 13 masa persidangan III tahun sidang 2021-2022.

Dari sembilan fraksi, delapan fraksi menyetujui yaitu, PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, dan PPP; dan 1 fraksi menolak, yaitu PKS.

Sebagaimana diketahui bahwa gagasan dan usulan RUU ini sudah berlangsung dalam masa yang cukup panjang, hampir 10 Tahun sejak 2012 dengan nama RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ketika digagas oleh Komnas Perempuan.

Baca Juga: Draf RUU TPKS Baru di Tahap Pengesahan Sebagai RUU Inisiatif

Dikatakan Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow mengatakan meski draftnya baru mulai disusun tahun 2014 oleh Komnas Perempuan, LBH Apik dan Forum Pengada Layanan (FPL). Di DPR sendiri perjalanan pembahasan RUU ini mengalami pasang surut.

"Draftnya diserahkan tahun 2016 dan langsung masuk Prolegnas tahun yang sama sebagai inisiatif DPR. Namun entah apa yang terjadi, RUU ini tak kunjung jadi pembahasan, meski beberapa kali masuk Prolegnas," ucap Jeirry Sumampow dalam keterangannya, Jakarta, Selasa 18 Januari 2022.

Dikatakan Jerry sempat berganti nama menjadi RUU TPKS pada September 2021. Prosesnya tertahan di Baleg terus-menerus sampai akhir 2021. Padahal desakan masyarakat agar RUU ini disahkan sejak awal sangatlah besar.

"PGI sejak Tahun 2017 sudah memberi perhatian dan terlibat dalam pembahasan RUU tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Prihatin dengan Maraknya Tindak Kekerasan Seksual, Presiden Minta Proses Legislasi RUU TPKS Dipercepat

Sejak saat itu, kata dia bersama-sama dengan kelompok masyarakat sipil lainnya, PGI terlibat aktif dalam advokasi RUU ini. Bagi PGI, RUU ini sangat penting untuk segera disahkan mengingat korban kekerasan seksual terus berjatuhan.

Halaman:

Editor: Bivi Edward P

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Autokritik Puan untuk Kinerja Legislasi DPR

Sabtu, 30 April 2022 | 10:50 WIB
X