• Selasa, 17 Mei 2022

Anggaran Pembangunan IKN Nusantara Tahap Awal Disisihkan dari Anggaran Program PEN

- Rabu, 19 Januari 2022 | 16:42 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono meninjau proyek pembangunan Jembatan Balang, Kaltim. Foto: Humas Kemenkeu
Menkeu Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono meninjau proyek pembangunan Jembatan Balang, Kaltim. Foto: Humas Kemenkeu

MEDIUSNEWS - Menyambut pengesahan Undang Undang Ibukota Negara (UU IKN) oleh DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pihaknya siap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur tahap awal di IKN.

Sri Mulyani menjelaskan, fokus anggaran pemerintah masih terarah pada dua hal, yaitu penanganan pandemi Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Anggaran pembangunan IKN akan disisihkan dari anggaran Program PEN.

"Pembangunan IKN tahap awal bisa dikatakan sebagai bagian dari proses pemulihan ekonomi," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.

Baca Juga: Erick Thohir: Pembentukan Holding dan Subholding di PLN Bukan Liberalisasi Sektor Ketenagalistrikan

Hal ini dimungkinkan karena menurut Sri Mulyani, anggaran Program PEN 2022 sebesar Rp 451 triliun belum dirinci sepenuhnya terkait alokasi. Karena itu, Program pembangunan akses dan infrastruktur dasar di IKN akan memanfaatkan porsi anggaran tersebut. 

 

Untuk diketahui, pada Tahun Anggaran 2022, pemerintah mengalokasikan dana APBN sebesar Rp451 triliun untuk program PEN.

Anggaran tersebut akan dibagi alokasinya untuk tiga klaster, yaitu kesehatan Rp117,87 triliun, Perlinsos Rp154,76 triliun, dan penguatan ekonomi Rp141,42 triliun.

 

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Autokritik Puan untuk Kinerja Legislasi DPR

Sabtu, 30 April 2022 | 10:50 WIB
X