• Senin, 15 Agustus 2022

Paket Bantuan Bernilai Rp 36 Miliar untuk Produktivitas Perikanan di Wakatobi

- Kamis, 9 Juni 2022 | 16:51 WIB
Penyerahan paket bantuan Rp 36 miliar oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada Bupati Wakatobi Haliana. (Humas KKP)
Penyerahan paket bantuan Rp 36 miliar oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada Bupati Wakatobi Haliana. (Humas KKP)

MEDIUSNEWS - Paket bantuan bernilai total Rp 36 miliar diberikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada Bupati Wakatobi Haliana. Paket bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perikanan di wilayah kepulauan tersebut.

"Dengan adanya bantuan ini, diharapkan produktivitas sektor kelautan dan perikanan di Wakatobi semakin meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat," ungkap Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi KKP, Kamis, 9 Juni 2022.

Seremoni penyerahan bantuan secara simbolis dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo, serta sejumlah menteri. Mereka hadir dalam acara pembukaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022 di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Paket bantuan tersebut meliputi sarana prasarana perikanan tangkap seperti body kapal fiber berukuran 5 GT, mesin tempel 15 PK, mesin ketinting, paket pelampung, hingga ratusan unit alat tangkap. Kemudian ada bantuan peralatan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan seperti chest freezer dan cool box.

Baca Juga: Puan atau Ganjar ? Denny Siregar Tantang Trimedya Taruhan Soal Pilihan Akhir Megawati

Bantuan juga mencakup sarana budidaya perikanan meliputi kebun bibit rumput laut, puluhan ribu benih ikan kakap, kendaraan roda tiga, hingga jaring KJA. Selain itu, ada juga bantuan untuk pengembangan sumber daya manusia, bantuan pendidikan, serta bantuan perangkat teknologi untuk keselamatan nelayan.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pembangunan di Indonesia. Lembaga pemerintah di pusat dan daerah harus saling bersinergi utamanya untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

"Semua lembaga pemerintahan harus saling terbuka dan saling bersinergi. Dan ini real pada tataran pelaksanaan. Saya tidak bisa mentoleransi terjadinya kerugian negara, kerugian masyarakat, yang disebabkan oleh ego sektoral dan ego lembaga," tegas Presiden.

Editor: I. More Ghale

Sumber: kkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Perlombaan 17 Agustus yang Legendaris

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:29 WIB

Ini 13 Proyek Strategis Nasional Baru

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:08 WIB

Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Pidana Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X