• Senin, 15 Agustus 2022

Stasiun Manggarai Akan Jadi Stasiun Sentral dan Terbesar

- Kamis, 9 Juni 2022 | 17:15 WIB
Gambar desain baru Stasiun Manggarai. (Kemenhub)
Gambar desain baru Stasiun Manggarai. (Kemenhub)


MEDIUSNEWS - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) tengah meneruskan pembangunan Stasiun Manggarai. Pembangunan ini bertujuan untuk menjadikan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral dan terbesar di Indonesia.

Hingga Mei 2022, progres proyek telah mencapai 60,125 persen untuk pembangunan fisik sisi timur. Kemenhub menargetkan pengoperasian fasilitas baru bisa dimulai pada 2023 mendatang.

Sementara itu Stasiun Gambir masih tetap melayani perjalanan jarak jauh seperti biasa. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan berbagai pihak mengenai status Stasiun Gambir dan Stasiun Manggarai.

Baca Juga: Puan atau Ganjar ? Denny Siregar Tantang Trimedya Taruhan Soal Pilihan Akhir Megawati

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebutkan, Stasiun Manggarai dipilih menjadi lokasi pengembangan stasiun sentral mengingat posisinya yang sangat strategis dan perannya yang sangat vital dalam menunjang layanan kereta api di ibu kota.

"Saat ini Stasiun Manggarai sudah mengemban peran menjadi stasiun hub untuk tujuh persimpangan jalur kereta api yang terdiri dari jalur kereta api yang mengarah ke Jatinegara, arah ke Jakarta Kota, arah ke Tanah Abang, arah ke Bogor, arah ke depo KRL Bukit Duri, arah ke Pusat Gudang Persediaan, serta mengarah ke Balai Yasa Manggarai," urai Zulfikri dalam keterangannya yang diperoleh pada Kamis (9/6/2022).

Hal ini membuat Stasiun Manggarai menjadi stasiun tersibuk yang melayani lebih dari 20.000 penumpang, dan 616 perjalanan KRL setiap hari sebelum pandemi.

Guna mengakomodasi tingginya lalu lintas kereta api dan mengurai bottleneck yang sering terjadi, Stasiun Manggarai kemudian dikembangkan oleh DJKA untuk menjadi stasiun sentral yang akan memiliki 18 jalur aktif saat pengoperasian penuh nanti. Keseluruhan jalur tersebut akan melayani kereta api (KA) jarak jauh, KRL Jabodetabek, serta KA Bandara, sehingga memudahkan masyarakat untuk berganti layanan kereta api dalam satu gedung stasiun.

Nantinya, sebanyak 8 jalur dari 18 jalur tersebut akan terletak pada lantai dasar (at grade) dan 10 jalur layang di lantai 2, sementara lantai 1 difungsikan sebagai concourse. Pada tahap pengembangan akhir nanti, Stasiun Manggarai juga akan dilengkapi 14 lift dan 14 escalator untuk menunjang pergerakan penumpang.

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Perlombaan 17 Agustus yang Legendaris

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:29 WIB

Ini 13 Proyek Strategis Nasional Baru

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:08 WIB

Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Pidana Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X