• Senin, 26 September 2022

Jokowi Tegas Minta Kasus Penembakan Brigadir J Di Usut Tuntas, Jangan Ditutupin

- Jumat, 22 Juli 2022 | 02:34 WIB
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Foto: BPSP/Lukas)
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Foto: BPSP/Lukas)

MEDIUSNEWS - Presiden Joko Widodo  tanggapan atas perkembangan insiden baku tembak antarpolisi di rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Selasa, 12 Juli 2022 lalu.

Disinggung mengenai penemuan rekaman CCTV atas peristiwa tersebut, Jokowi minta kepada penegak hukum untuk diusut tuntas dan transparan.

"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan," tegas Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 21 Juli 2022.

Jokowi juga menegaskan bahwa pengusutan secara tuntas dan transparan tersebut penting untuk dilakukan agar tidak ada keragu-raguan dari masyarakat terhadap peristiwa tersebut. Menurutnya, Polri juga harus bisa menjaga kepercayaan publik pada institusinya.

Baca Juga: Perintah Presiden ke Menhub, Tahun Depan Bandara Komodo Harus Bisa Didarati Pesawat Berbadan Lebar

"Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keraguan-keraguan terhadap peristiwa yang ada. Ini yang harus dijaga, kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga," imbuhnya.

Sebelumnya, pengusutan kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mengalami perkembangan setelah Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengumumkan bahwa pihaknya menemukan bukti petunjuk CCTV. Menurutnya, CCTV tersebut akan didalami oleh tim khusus yang telah dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.****

 

Editor: Muhammad Ari Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Ada Kebocoran 26 Juta Lebih Data Anggota Polri

Jumat, 23 September 2022 | 23:22 WIB

Komisi Yudisial: Banyak Sekali Aduan Soal Perilaku Hakim

Jumat, 23 September 2022 | 18:01 WIB
X