• Senin, 15 Agustus 2022

Enam Calon Taruna Akpol dari NTT Diduga Titipan dari Luar Daerah

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:29 WIB
Ansy Lema, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI (Chiko M)
Ansy Lema, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI (Chiko M)

MEDIUSNEWS - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si mempertanyakan representasi (keterwakilan) putra-putri daerah dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rekrutmen Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2022.

Politisi muda yang akrab dipanggil Ansy Lema itu mengaku menerima aspirasi masyarakat tentang tidak adanya putra-putri daerah NTT dalam daftar enam Calon Taruna (catar) Akpol yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan tahun 2022.

"Dalam reses, kami menerima aspirasi masyarakat perihal enam Catar Akpol yang lolos seleksi dari NTT bukan putra berdarah NTT. Konon kabarnya, enam Catar Akpol tersebut titipan dari luar daerah, bukan berasal dari NTT. Lalu di mana keterwakilan putra daerah NTT dalam rekrutmen Akpol tahun 2022? Seharusnya seleksi Akpol di NTT memberikan prioritas kepada putra-putri daerah dari NTT untuk lulus," tegas Ansy Lema di Jakarta, Sabtu 6 Agustus 2022.

Putra NTT Layak Masuk Akpol

Ansy menyorot Catar Akpol tahun 2022 yang dinyatakan lolos oleh tim seleksi dari Kepolisian Daerah (Polda) NTT. Keenam Catar tersebut, yakni Naufal Fathur Haryadi, Arjuna Tri Prasetyo, Muhammad Akbar, Hartoyo Muhammad Dani Febrian, Sunan Emirza Nuur Sudar Kirana dan William Farrell Manurung.

"Artinya tidak ada putra-putri daerah yang lolos dalam seleksi Akpol tahun 2022. Untuk apa diseleksi di NTT jika tidak ada keterwakilan daerah. Logikanya, karena dilakukan di NTT maka harus memberikan kesempatan dan prioritas lebih luas kepada putra putri daerah NTT. Saya yakin anak-anak NTT memiliki standar kualitas untuk bisa lulus," ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.

Menurut Ansy, seleksi Akpol harus memperhatikan prinsip keadilan dan representasi wilayah. Akpol sebagai wadah candradimuka pembentukan calon pemimpin Polri dan bangsa harus memberikan kesempatan yang sama kepada putra NTT untuk turut berpartisipasi. Karena NTT memiliki putra-putri daerah berkualitas baik yang layak masuk Akpol.

"Saya tidak yakin putra-putri daerah dari NTT tidak layak masuk Akpol. Buktinya, NTT memiliki lulusan Akpol yang berprestasi dan mampu mengemban jabatan tinggi di Polri. Misalnya Irjen Polisi (Purn) Yakobus Jacki Ully, Irjen Polisi Herry Rudolf Nahak (Kasespim Lemdiklat Polri), Irjen Polisi Johanis Asadoma (Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri), dan lain-lain. Bahkan, Irjen Herry Rudolf Nahak adalah lulusan terbaik Akpol angkatan 1990 sehingga dianugerahi Adhi Makayasa," kata Ansy.

Kuota Khusus untuk NTT

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Perlombaan 17 Agustus yang Legendaris

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:29 WIB

Ini 13 Proyek Strategis Nasional Baru

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:08 WIB

Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Pidana Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X