• Rabu, 7 Desember 2022

Begini Kronologis Detail Tersangka Hasnaeni Di Korupsi Waskita Beton, Hanya Main Perintah Uang Negara Bablas

- Jumat, 23 September 2022 | 12:34 WIB
Begini Kronologis Detail Tersangka Hasnaeni Di Korupsi Waskita Beton, Hanya Main Perintah Uang Negara Bablas  (Foto: Kolase Humas Kejagung)
Begini Kronologis Detail Tersangka Hasnaeni Di Korupsi Waskita Beton, Hanya Main Perintah Uang Negara Bablas (Foto: Kolase Humas Kejagung)

MEDIUSNEWS - Tim penyidik Kejaksaan Agung kembali menambah daftar para tersangka kasus dugaan korupsi PT Waskita Beton Precast atau PT WBP Tbk tahun 2016 sampai 2020, yang ditaksir merugikan negara belasan milyar.

Awalnya.kasus ini menetapkan empat tersangka, bertambah tiga tersangka, satu diantara para tersangka itu adalah seorang bisnis woman bernama Hasnaeni Moein atau dikenal wanita emas yang pernah membintangi sinetron Jin dan Jun.

Baca Juga: Wanita Emas Teriak Histeris saat Diangkut ke Mobil Tahanan Kejagung

Hasnaeni yang pernah terjun ke dunia politik itu merupakan Direktur PT Misi Mulia Metrical (PT MMM), Hasnaeni dalam pemeriksaan penyidik diketahui pada September 2019 bertemu dengan JS selaku Direktur PT WBP dan AW selaku Direktur Pemasaran.

"Yang bersangkutan guna menawarkan pekerjaan terkait pembangunan jalan Tol Semarang Demak senilai Rp 341.692.728.000 dengan syarat PT WBP, menyetorkan sejumlah uang kepada PT MMM," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Jakarta, Kamis 23 September 2022.

Sebagai kelanjutan pembicaraan itu, kata Ketut, tersangka Hasnaeni pada 18 Desember 2019 menandatangani Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 003/M3-SPK/XII/2019 tanggal 18 Desember 2019 senilai Rp341.692.728.000, untuk pekerjaan konstruksi jalan tol Semarang Demak yang ditandatangani oleh H dan AW.

Baca Juga: KPK Sesalkan Oknum Anak Buah Ketua MA Syarifuddin Kena OTT, Nurul Ghufron: Jangan Kucing-kucinggan

"Atas permintaan tersangka H kepada JS dan AW untuk menyetorkan sejumlah dana agar PT WBP dapat mengerjakan pekerjaan jalan Tol Semarang Demak, maka PT WBP, melalui JS dan AW menyanggupi untuk menyediakan sejumlah dana tersebut," tutur dia.

Kemudian, PT WBP dapat mengeluarkan sejumlah uang tersebut, lalu tersangka Hasnaeni perintahkan MF selaku Manager Operasional PT MMM untuk membuat Administrasi Penagihan Fiktif kemudian diajukan kepada PT WBP untuk diproses pembayarannya oleh PT WBP tersebut.

Halaman:

Editor: Bivi Edward P

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kombes Susanto ke Ferdy Sambo: Jenderal Kok Bohong

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:30 WIB
X