• Rabu, 7 Desember 2022

26 Juta Data Polri Dibobol Hacker, Kadiv Humas Bilang Itu Data Usang

- Jumat, 23 September 2022 | 15:24 WIB
Irjen Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri memberikan keterangan pers terkait Operasi Ketupat 2022. (Divisi Humas Polri)
Irjen Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri memberikan keterangan pers terkait Operasi Ketupat 2022. (Divisi Humas Polri)

MEDIUSNEWS - Seorang peretas anonim menawarkan 26 juta data yang diklaim sebagai data Polri di Breached Forum, situs yang juga dipakai Bjorka untuk menjual data.

Data yang diunggah pengguna akun Meki itu berisi nama, pangkat, nomor pegawai (NRP), jabatan dan nomor telepon.

Menanggapi kejadian tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo database yang diretas sudah ditelusuri tim siber Polri. Data tersebut, menurut dia, sudah tergolong usang.

"Saya sudah tanyakan. Setelah didalami Tim Siber, itu hoax. Data pada tahun 2016," terang Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat, 23 September 2022.

Baca Juga: Segini Besaran Jatah Lima Penerima Suap di Tubuh MA dalam Penanganan Perkara KSP Intidana

Dia menjelaskan, data-data seperti itu dapat ditemukan dengan mudah di internet. Selain itu, tidak ada keterkaitan antara data yang satu dengan lainnya.

"Data itu bisa didapat di internet. Data dari Polda Kalteng, nggak nyambung dengan Polda Metro," ungkap Dedi panjang lebar.

Meskipun begitu, Dedi menegaskan Polri akan tetap mendalami peretasan tersebut untuk mengetahui identitas pelaku penyebaran data. Bila ditemukan, peretas anonim itu akan menjalani proses hukum.

Karena kasus ini tidak tergolong luar biasa, maka penanganan akan diserahkan kepada Ditsiber Polda Metro Jaya.

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kombes Susanto ke Ferdy Sambo: Jenderal Kok Bohong

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:30 WIB
X