Situasi Semakin Kompleks, Moeldoko Dorong SEJIWA Tak Hanya Layani Konseling Psikologi Dampak Pandemi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 11:44 WIB
Situasi Semakin Kompleks, Moeldoko Dorong SEJIWA Tak Hanya Layani Konseling Psikologi Dampak Pandemi (Foto: Humas KSP/mediusnews.com)
Situasi Semakin Kompleks, Moeldoko Dorong SEJIWA Tak Hanya Layani Konseling Psikologi Dampak Pandemi (Foto: Humas KSP/mediusnews.com)

MEDIUSNEWS - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan masyarakat saat ini dihadapkan dengan situasi kompleks, di antaranya ancaman resesi ekonomi, krisis pangan, dan krisis ekonomi sebagai dampak ketegangan geopolitik dunia serta beberapa tragedi bencana alam. Potensi gangguan kesehatan mental akibat situasi-situasi ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Oleh karena itu, Moeldoko meminta agar layanan bantuan konsultasi psikologi untuk sehat jiwa atau SEJIWA dapat memperluas cakupan layanannya, tidak hanya terbatas untuk membantu menangani layanan psikologi masyarakat akibat pandemi COVID 19 saja, tetapi juga memberikan layanan psikologi bagi seluruh lapisan masyarakat terkait berbagai macam isu.

"Kantor Staf Presiden (KSP) bersama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) terus berkonsolidasi agar kinerja dan cakupan pelayanan SEJIWA menjadi lebih luas, sehingga semakin mampu menjawab kebutuhan layanan psikologi masyarakat," kata Moeldoko dalam rapat koordinasi rencana relaunching SEJIWA bersama HIMPSI, Rabu 30 November 2022 sore di Gedung Bina Graha, Jakarta.

Baca Juga: Gara-gara Film Tegar, Moeldoko: Indonesia Perlu Film yang Mengedukasi, Bukan Sekadar Jual Fantasi

Konsep baru layanan SEJIWA, yang mudah diakses di mana saja melalui hotline 119 ext 8 secara gratis, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi sulit melalui layanan psikologi umum.

Moeldoko juga berharap relawan SEJIWA yang dikoordinir HIMPSI dapat terjun langsung memberikan layanan psikologi kepada masyarakat korban bencana alam, seperti misalnya korban anak-anak gempa Cianjur, Jawa Barat. Ia mengatakan, KSP akan berkoordinasi lebih lanjut dengan BNPB terkait hal ini.

"Kebutuhan mental health tidak hanya ada saat pandemi dan bencana. Permintaan masyarakat terus ada. Layanan kesehatan jiwa juga merupakan hak seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi mampu. Maka, SEJIWA harus tetap eksis menjawab kebutuhan masyarakat dengan meningkatkan performa serta cakupan layanan," imbuh Purnawirawan Panglima TNI tersebut.

Baca Juga: Tangkal Krisis Pangan, Moeldoko Minta Kementan Jeli Manfaatkan Cuaca Tingkatkan Produktivitas

Perlu diketahui, SEJIWA adalah layanan telekonseling yang diinisiasi oleh HIMPSI sejak 2020. Program baik ini kemudian diakomodasi oleh KSP, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Satgas COVID 19, dan BNPB.

Halaman:

Editor: Iman Firmansyah MDS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X