Lihat Bukti Rekaman CCTV, Hakim Ungkap Kekesalan ke ART Ferdy Sambo: Qodir...Qodir

- Kamis, 1 Desember 2022 | 21:03 WIB
Rekaman CCTV Kompleks Polri Duren Tiga menampilkan suasana di depan rumah dinas Kadiv Propam beberapa saat setelah penembakan Joshua Hutabarat. Tampak Qodir mengenakan baju biru. (Ist)
Rekaman CCTV Kompleks Polri Duren Tiga menampilkan suasana di depan rumah dinas Kadiv Propam beberapa saat setelah penembakan Joshua Hutabarat. Tampak Qodir mengenakan baju biru. (Ist)

MEDIUSNEWS - Dalam sidang lanjutan kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) terkait kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat (Brigadir J), salah satu rekaman CCTV di Kompleks Polri Duren Tiga diperlihatkan ke majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 1 Desember 2022.

Rekaman tersebut berasal dari CCTV kompleks yang mengarah ke jalan di depan Rumah Dinas Kadiv Propam Polri. Cuplikan yang ditayangkan menampilkan keadaan di depan rumah saat-saat sebelum dan setelah penembakan terjadi, yaitu pada 8 Juli 2022 sekitar pukul 15:12 WIB.

Terlihat empat orang yang berada di jalan di depan rumah dinas Ferdy Sambo. Salah satunya adalah Qodir, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo. Pria yang ikut menjadi saksi di sidang kasus ini tampak mengenakan baju kaos (Jersey) berwarna biru dengan nomor punggung 8. Dia tampak berdiri di depan pintu masuk dengan posisi menghadap ke dalam rumah.

Baca Juga: Lima Catatan Penting dari Kesaksian Richard Eliezer

Tiba-tiba terlihat dua orang berlari ke dalam rumah. Keduanya adalah Qodir dan Adzan Romer, ajudan Ferdy Sambo. Keduanya diduga berlari ke dalam rumah karena mendengar bunyi tembakan.

Menyaksikan rekaman tersebut, Hakim Ahmad Suhel langsung mengomentari tindakan Qodir.

"Itu si Qodir masuk. Waktu memberikan keterangan saksi dia bilang di luar saja," kata Ahmad Suhel, Ketua Majelis Hakim.

Diketahui saat memberikan keterangan sebagai saksi di kasus yang sama pada 24 November lalu, Qodir menerangkan bahwa dia berada di luar rumah saat peristiwa terjadi. Dia baru masuk ke rumah setelah jam 8 malam.

Keterangan tersebut sempat mengundang pertanyaan hakim. Ahmad Suhel sempat beberapa kali mengingatkan Qodir untuk tidak berbohong karena bisa dipidana karena memberikan keterangan palsu di persidangan. Namun, saat itu Qodir menyatakan semua keterangan jujur.

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X