Ini PR Laksamana Yudo Margono Sebagai Panglima TNI Menurut Anggota DPR

- Selasa, 6 Desember 2022 | 13:20 WIB
Ini PR Laksamana Yudo Margono Sebagai Panglima TNI Menurut Anggota DPR (Foto: dpr.go.id/Runi/nr)
Ini PR Laksamana Yudo Margono Sebagai Panglima TNI Menurut Anggota DPR (Foto: dpr.go.id/Runi/nr)

MEDIUSNEWS - Laksamana Yudo Margono akan menajabat sebagai Panglima TNI selama kurang lebih satu tahun. Walau sangat singkat, banyak pihak berharap alumni Akmil 1988 ini mampu menunaikan tugas yang hanya sebentar itu dengan sebaik-baiknya.

Salah satu yang berharap demikian adalah anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan. Menurutnya, Laksamana Yudo Margono memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang menanti sebagai Panglima TNI baru.

"Ada tugas besar Panglima [TNI]. Itu tidak ringan. Salah satunya memenuhi Minimum Essential Force (MEF) 2024 dengan target 60 persen," kata Muhammad Farhan dalam keterangan persnya. Dikutip dari situs resmi DPR RI pada Selasa 6 Desember 2022.

Baca Juga: Profil Laksamana Yudo Margono, Seorang Haji Beristri Perwira Menengah Polri

Sebagai informasi, perlu diketahui MEF adalah upaya memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Upaya ini mendapat dukungan pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dengan menganggarkan Rp134,32 triliun untuk 2023.

"Soal belanja, Kementerian Pertahanan punya kemampuan itu. Tapi apakah ini bisa direncanakan dengan baik?" ungkap Muhammad Farhan.
 
Sebagai contoh, Muhammad Farhan menyebut rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ingin membeli sebuah kapal perang Fregat buatan Prancis. Kapal mahal itu juga dipakai Rusia saat menyerang Ukraina.

Baca Juga: Ini Alasan Presiden Jokowi Ajukan Laksamana Yudo Margono Sebagai Calon Panglima TNI
 
Namun ternyata Ukraina berhasil menenggelamkan Fregat dengan torpedo dari kapal selamnya. Lalu kemudian, PT PAL Indonesia membuat kajian terkait hal tersebut. Hasilnya, anggaran untuk membeli sebuah Fregat bisa dipakai untuk membuat 20 kapal selam berukuran kecil.
 
Tak cukup sampai di situ, menurut politisi dari Fraksi Partai Nasdem itu PR lain yang harus diperhatikan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI adalah membuat program pertahanan terukur.

"Ada lagi masalah kesejahteraan prajurit. Tidak usah jauh-jauh, meningkatkan uang makan dari Rp7.500 per hari menjadi Rp15 ribu," imbuh Muhammad Farhan.
 
Muhammad Farhan lantas mengajak seluruh pihak membayangkan fenomena tersebut. Tentara yang menjadi penjaga tanah air hanya menerima uang makan harian di bawah Rp10 ribu.

"Kita mesti mencari cara untuk meningkatkan [kesejahteraan prajurit]. Kesulitannya adalah meyakinkan Kementerian Keuangan untuk mengalokasikan anggaran itu," tandas Muhammad Farhan. ***

Halaman:

Editor: Iman Firmansyah MDS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X