Tak Ingin Aset KWI Diambil Mafia Tanah, Hadi Tjahjanto: Kawal Rumah Ibadah dari Masalah Pertanahan

- Rabu, 25 Januari 2023 | 11:49 WIB
Tak Ingin Aset KWI Diambil Mafia Tanah, Hadi Tjahjanto: Kawal Rumah Ibadah dari Masalah Pertanahan (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)
Tak Ingin Aset KWI Diambil Mafia Tanah, Hadi Tjahjanto: Kawal Rumah Ibadah dari Masalah Pertanahan (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)

MEDIUSNEWS - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto menyampaikan komitmennya mengawal rumah ibadah milik organisasi keagamaan di Indonesia dari masalah pertanahan.

Komitmen itu disampaikan Hadi Tjahjanto setalah menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian ATR BPN dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Gedung KWI, Jakarta, Selasa 24 Januari 2023.

"Kami ingin aset tanah lembaga atau organisasi keagamaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memiliki kepastian hukum sehingga tidak diambil oleh para mafia tanah. Komitmen kita tegas, kawal rumah ibadah dari masalah pertanahan," kata Hadi Tjahjanto. Dikutip dari situs resmi Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga: Viral! Tanah Sebuah SD Negeri di Karawang akan Dijual

Mantan Panglima TNI itu juga menegaskan, Nota Kesepahaman antara Kementerian ATR BPN dan KWI tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR BPN mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) terkiat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Yang bertujuan untuk mencegah timbulnya permasalahan pertanahan, tak terkecuali aset organisasi keagamaan di Indonesia.

Hadi Tjahjanto meminta jajarannya untuk segera menindaklanjuti kesepakatan dengan mendaftarkan tanah aset KWI, termasuk memberikan edukasi dan sosialisasi mulai dari persiapan hingga pendaftaran tanah aset KWI.

"Ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR BPN untuk menyelesaikan permasalahan tempat ibadah sehingga nantinya setelah didaftarkan tidak akan terjadi masalah di kemudian hari," terangnya.

Baca Juga: Polda Jabar Ungkap Kasus Penjualan Tanah Desa, Kades di KBB Ditahan

"Saya meminta agar kegiatan ini tidak berakhir secara seremonial saja. Saya meminta kepada seluruh jajaran Kementerian ATR BPN agar dapat menindaklanjuti butir-butir Nota Kesepahaman ini ke dalam berbagai program atau kegiatan bersama ke depannya," Hadi Tjahjanto menambahkan.

Halaman:

Editor: Iman Firmansyah MDS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X