Tiga Proyek Penanganan Banjir Jakarta Yang Tidak Berjalan di Periode Anies Baswedan

- Rabu, 25 Januari 2023 | 17:11 WIB
Banjir Jakarta 2013 di Bundaran HI dan Pusat Distrik Lainnya, Gawat, Jakarta Diproyeksikan Tenggelam Tahun 2030? Begini Prediksi Climate Central (ResearchGate)
Banjir Jakarta 2013 di Bundaran HI dan Pusat Distrik Lainnya, Gawat, Jakarta Diproyeksikan Tenggelam Tahun 2030? Begini Prediksi Climate Central (ResearchGate)

MEDIUSNEWS - Pemerintah Pusat telah mencanangkan sejumlah program penanganan banjir di Ibukota Jakarta secara komprehensif. Proyek-proyek tersebut mencakup penanganan banjir dari hulu yang masuk ke Jakarta melalui 13 anak sungai maupun banjir rob dari laut yang menggenangi kawasan pesisir.

Di hulu, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah membangun dua bendungan besar di wilayah Bogor, Jawa Barat, yaitu Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.

Khusus untuk wilayah Jakarta, ada dua proyek utama yang telah berjalan sejak Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Kedua proyek tersebut adalah normalisasi aliran sungai dan sodetan Kali Ciliwung.

Kedua proyek ini ditangani Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab atas pembebasan lahan.

Baca Juga: Terjun ke Politik, Kaesang Incar Kepala Daerah, bukan DPR

Kedua proyek tersebut kemudian tidak berlanjut pada masa kepemimpinan Anies Baswedan. Khusus untuk proyek sodetan Kali Ciliwung yang ditinjau Presiden Joko Widodo pada Selasa, 24 Januari 2023, sudah terhenti sejak adanya putusan PTUN Jakarta pada 25 April 2016 yang memenangkan gugatan warga atas proyek tersebut.

Walaupun Gubernur Ahok langsung mengajukan kasasi atas gugatan warga dua hari kemudian (27/4/2016), namun gubernur penggantinya kemudian menarik kembali (mencabut) kasasi tersebut pada 2019. Artinya putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatan warga tetap berlaku.

Proyek sodetan yang mengalihkan air Sungai Ciliwung dari wilayah Bidara Cina ke Kanal Banjir Timur pun terancam mangkrak.

Sementara itu, soal program normalisasi aliran sungai, Gubernur Anies berargumentasi bahwa dia memiliki program tersendiri yang disebutnya program naturalisasi aliran sungai.

Halaman:

Editor: I. More Ghale

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X