• Selasa, 17 Mei 2022

Diduga Ada Oknum Jadi Suplier BPNT, Ini Faktanya

- Kamis, 13 Januari 2022 | 13:39 WIB
Salah satu anggota Polri mengawal penyaluran bantuan non tunai. (Humas)
Salah satu anggota Polri mengawal penyaluran bantuan non tunai. (Humas)

MEDIUSNEWS - Polda Jawa Tengah langsung bereaksi terhadap pemberitaan yang menyebutkan ada oknum anggota Polres Purbalingga yang turut mengelola penyaluran BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai).

Reaksi yang ditunjukan Polda Jateng tersebut tidak lain dan tidak bukan untuk memastikan sejauh mana keterlibatan oknum tersebut dalam penyaluran BPNT, di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. 

Dalam melakukan penyelidikan terkait penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) itu terungkap dari empat E Warung yang menjadi tempat distribusi bantuan tersebut milik orang tua Aipda S.

Terkait hal itu,  Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan Polda Jateng mengapresiasi  tulisan di media lokal Purbalingga tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap Polri.

"Kami mengapresiasi informasi di media yang memberitakan adanya oknum anggota berinisial Aipda S yang diduga terlibat penyaluran BPNT. 

Menanggapi hal ini, Polda Jateng langsung melaksanakan penyelidikan di lapangan dan menemukan beberapa fakta yang berbeda," katanya, Rabu 12 Januari 2022, malam.

Lebih lanjut M Iqbal menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan diketahui bahwa penyaluran BPNT periode ke 13 dan 14 di desa Sumampir, desa Wanogara Kulon dan desa Wanogara Wetan Kecamatan Rembang diterima  1.171 keluarga penerima manfaat. 

Ada empat e-warung yang menjadi tempat penyaluran bantuan tersebut, salah satunya milik Ruswandi, yang notabene adalah orang tua Aipda S.

"Ini yang kemudian diinformasikan kalau Aipda S menjadi penyalurnya, padahal bukan. 

Halaman:

Editor: Ichwan Prihantoro

Tags

Terkini

X