• Minggu, 26 Juni 2022

Perajin Kripik Usus Bertahan Ditengah Langkanya Minyak Goreng

- Kamis, 17 Maret 2022 | 17:01 WIB
Seorang pekerja tengah menggoreng kripik usus  (I.Prihanto)
Seorang pekerja tengah menggoreng kripik usus (I.Prihanto)

MEDIUSNEWS.COM - Langkanya minyak goreng yang terjadi saat ini membuat Ririn Trisnawati perajin kripik usus di Desa Kuwiran, Banyudono,Boyolali kelabakan. 

Sebelum terjadi kelangkaan minyak goreng perajin kripik usus bisa produksi 100 hingga 150 kilogram perhari.

Setelah minyak langka perhari ia hanya bisa produksi kurang dari 100 kilogram.

Sebelum digoreng kripik usus terlebih dahulu diberi tepung (I. Prihanto)

Ia menilai kuwalitas minyak goreng yang ada juga kurang begitu bagus.

Karena ketika untuk menggoreng usus membutuhkan waktu lebih lama bila dibandingkan dengan kondisi normal.

Sebelum dicampur dengan tepung usus yerlwbih dahulu diberi bumbu (I. Prihantoro)

Dengan durasi yang lebih lama dari biasanya, otomatis penggunaan bahan bakar gas juga bertambah.

Belum lagi harga tepung yang menjadi bahan olahan kripik usus mulai naik. 

Halaman:

Editor: Ichwan Prihantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Metro Jaya: Demo FPI Reborn Tak berizin

Kamis, 9 Juni 2022 | 13:39 WIB
X